Tampilkan postingan dengan label KI Nabi dan Rasul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KI Nabi dan Rasul. Tampilkan semua postingan
Nabi Adam as. di Bumi
Setelah Allah Ta’ala Mengajarkkan nama-nama kepada
Adam. Tibalah saatnya manusia menjadi khalifah di muka bumi. Dan Allah Dzujalaali wal Ikram Mengingatkan kepada
Adam bahwa manusia tinggal di bumi hanya sementara saja. Sebagaimana Allah Ta’ala Berfirman dalam Al-Quran Surat Al-‘Araf ayat 24;
Allah berfirman:
"Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian
yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari
kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan."
Khuldi dan Tipu Daya Syaitan
Sungguh Allah Ta’ala menciptakan manusia dengan tujuan
menjadi khalifah dan Adam merupakan manusia pertama yang diciptakan berada di
surga. Ketika berjalan-jalan, ia melihat ke sekelilingnya bahwa semua makhluk
berpasangan tetapi tidak dengan dirinya. Ia pun merasa kelelahan hingga
tertidur. Dan ketika terbangun, ternyata Adam melihat seorang wanita duduk di
hadapannya.
Allah Dzuljalaali wal Ikram Menciptakan Hawa untuk mendampingi dan
menjadi teman hidup Adam. Untuk menghilangkan rasa kesepian dan melengkapi
fitrahnya untuk menghasilkan keturunan.
Dalam Hadist Rasulullaah yang
diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abi Urairah, Rasulullah bersabda; “Berpesanlah kepada orang-orang perempuan
dengan baik, karena ia dijadikan dari tulang rusuk Adam”.
Allah Subhana wa Ta’ala Memerintahkan Adam dan Hawa untuk tinggal di
surga untuk sementara waktu dan memakan buah-buahan yang telah disediakan serta
menjauhi sebuah pohon sebagai ujian bagi mereka. Allah Subhana wa Ta’ala berfirman dalam Al-Quran Surat Al-‘Araf ayat 19;
(Allah berfirman): "Hai Adam bertempat
tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua di mana saja
yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah
kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."
Adam, Malaikat, dan Iblis
Ketika Allah Subhana wa Ta’ala telah Menciptakan Adam, lalu Allah Ta’ala Memerintahkan seluruh makhluk
untuk menghormati Adam sebagai seorang khalifah dengan cara bersujud kepadanya.
Semua malaikat menghormati Adam dengan cara bersujud, kecuali dari golongan jin
yaitu iblis. Sebagaimana dijelaskan pada al-Qur’an surat Al-‘Araf ayat 11;
Adam dan Keutamaan Manusia
Ketika Allah Subhana wa Ta’ala Menciptakan surga dan neraka, bumi dan langit.
Kemudian Allah berkehendak dalam Menciptakan manusia sebagai khalifah. Namun
malaikat beranggapan bahwa makhluk yang akan menjadi khalifah hanya akan berbuat
kerusakan dan saling membunuh, sedangkan malaikat senantiasa bertasbih dengan
memuji dan mensucikan Allah. Kemudian Allah berfirman pada Al-Quran Surat
Al-Baqarah ayat 30;
NABI IDRIS AS ( ENOKH )
Kisah
para nabi, kisah Nabi Idris - Menurut kitab tafsir, Idris hidup 1.000 tahun setelah
Adam wafat. Beliau merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam. Silsilah lengkap
nabi idrisyaitu Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qainan bin Anusy bin Syits bin
Adam. Idris (sekitar 4533-4188 SM) adalah salah seorang rasul yang pertama kali
diberikan tugas untuk menyampaikan risalah kepada kaumnya. Ia diberikan hak
kenabian oleh ALLAH setelah Adam dan Shiyth. Di dalam Al-Quran dinyatakan, Nabi
Idris sebagai manusia pilihan ALLAH sehingga Dia mengangkatnya ke langit. Ibnu
Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahwa Nabi Idris wafat saat beliau
sedang berada di langit keempat ditemani oleh seorang malaikat. Ia hidup sampai
usia 82 tahun.
Berikut
adalah kisah nabi idris AS berdasarkan penjelasan Al Quran dan Hadits, serta
berbagai Nasihat-nasihat dan ajaran nabi idris.
Dalam
“Kisah Menakjubkan 25 Nabi”, Idris memiliki nama asli Akhnukh. Dinamakan Idris
karena ia selalu mempelajari mushaf-mushaf Adam dan Shiyth. Ia juga dijuluki
sebagai “Asadul asad” (Singa dari segala singa) karena keberanian dan
kegagahannya. Menurut buku berjudul The Prophet of God Enoch: NabiALLAH Idris,
Idris adalah sebagai sebutan atau nama Arab bagi Akhnukh, nenek moyang Nuh.
Dikatakan
bahwa asal mula nama Idris berasal dari kosa kata bahasa Arab, “darasa” yang
memiliki arti belajar. Ia dinamakan demikian karena ia banyak sekali
mempelajari ilmu, dikatakan juga ia sebagai yang menjadi orang pertama yang
menjahit pakaian dan mengenakan pakaian yang dijahit. Ia dianggap pula sebagai
penemu tulisan dan alat tulisnya. Akan tetapi menurut Az-Zamakhsyari menyatakan
bahwa kata Idris bukan nama yang berasal dari Arab.
Sedangkan
di dalam kisah lain, Idris diberi nama Hurmus al-Haramisah.
Nabi
Idris dianugerahi kepandaian dalam berbagai disiplin ilmu dan kemahiran, serta
kemampuan untuk menciptakan alat-alat untuk mempermudah pekerjaan manusia.
Dalam beberapa kisah dikatakan bahwa Idris sebagai nabi pertama yang mengenal
tulisan, menguasai berbagai bahasa, ilmu perhitungan, ilmu alam, astronomi, dan
lain sebagainya. Menurut suatu kisah, terdapat suatu masa di mana kebanyakan
manusia akan melupakan ALLAH sehingga ALLAH menghukum manusia dengan bentuk
kemarau yang berkepanjangan. Nabi Idris pun turun tangan dan memohon kepada
ALLAH untuk mengakhiri hukuman tersebut. ALLAH mengabulkan permohonan itu dan
berakhirlah musim kemarau tersebut dengan ditandai turunnya hujan.
Nabi
Idris diperkirakan bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk menegakkan
agama ALLAH, mengajarkan tauhid, dan beribadah menyembah ALLAH serta memberi
beberapa pendoman hidup bagi pengikutnya supaya selamat dari siksa dunia dan
akhirat.
Ia
dinyatakan di dalam Al-Quran sebagai manusia pilihan ALLAH sehingga Dia
mengangkatnya ke langit. Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahwa Nabi
Idris wafat saat beliau sedang berada di langit keempat ditemani oleh seorang
malaikat. Ia hidup sampai usia 82 tahun.
Penjelasan
Al-Al Quran Dan Hadits tentang Nabi Idris
Al Quran
Terdapat
empat ayat yang berhubungan dengan Idris dalam Al-Al Quran, dimana ayat-ayat
tersebut saling terhubung di dalam Surah Maryam (Maryam) dan Surah Al-Anbiya’
(Nabi-nabi).
Dan
ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam
Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang
nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi. (Al Quran 19:56-57)
”
Dan
(ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang
yang sabar. Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya
mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (Al Quran 21:85-86)
Hadits
Dalam
sebuah hadits, Idris disebutkan sebagai salah seorang dari nabi-nabi pertama
yang berbicara dengan Muhammad dalam salah satu surga selama Mi’raj.
Diriwayatkan
dari Abbas bin Malik: … Gerbang telah terbuka, dan ketika aku pergi ke surga
keempat, disana aku melihat Idris. Jibril berkata (kepadaku). ‘Ini adalah
Idris; berilah dia salammu.’ Maka aku mengucapkan salam kepadanya dan ia
mengucapkan salam kepadaku dan berkata. ‘Selamat datang, wahai saudaraku yang
alim dan nabi yang saleh.; … Sahih Bukhari 5:58:227
Idris
dipercayai sebagai seorang penjahit berdasarkan hadits ini:
Ibnu
Abbas berkata, “Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh
seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala.” (dari
al-Hakim)
Langganan:
Postingan (Atom)










